Nama Al Musta’an adalah nama-nama indah

Allah (asma’ul-Husana) yang terdapat dalam kitabNya Al Qur’an :

’ Maka kesabaran yang baik itu adalah kesabaranku. Allah sajalah yang dimohonkan pertolongan-Nya atas apa yang kamu ceritakan” (Qs Yusuf : 18)

Tuhan kami ialah Tuhan yang Pemurah lagi yang dimohonkan pertolonganNYa atas apa yang kamu katakan (Qs Al Anbiya : 112)

Kata Qurthubi, “ Ibnu Arabi mengatakan,’ Nama ini memang tidak disebut di dlam hadis Abu Hurairah dan tidak pula pernah dikutip oleh para ulama. Dengan konteks tertentu, nama ini termasuk nama-nama yang paling mulia. Surat Al fatihah sendri mencakup makna nama ini , “ Lalu Ibnu Arabi mengucapkan, “ Hanya kepada Mu lah kami menyembah dan hanya kepdaMulah kami mohon pertolongan’….Selanjutnya qurthubi mengatakan “ Pendapat ini merupakan pendapat banyak orang . Salah satunya Uqlaisyi ( An Nahju al –Asna: 2/770)

Kata al-Aun berarti pertolongan dan kemenangan, sedangkan al –Isti’anah memohon dan meminta pertolongan. (al Mudfradat 354. Sedangkan Al Musta’an berarti satu-satunya yang dimintai pertolongan terhadap segala urusan yang dihadapi oleh hamba-Nya. Ketika Yakub a.s dibohongi oleh anak-anaknya bahwa Yusuf a.s. dimakan serigala, dia hanya berucap,

” Maka kesabaran yang baik itulah (kesabaranku). Dan Allah sajalah yang dimintai pertolonganNya atas apa yang kamu ceritakan (Qs Yusuf’ 18 )

Dia pun memohon pertolongan kepada Allah untuk menghadapi hal-hal besar yang menimpanya. Dan Allah sendiri, ketika kita menghadapi orang-orang yang zallim , telah mengajarkan untuk membaca, “Tuhan kami adalah Tuhan Yang Maha Pemurah lagi dimohonkan pertolonganNya atas apa yang kamu katakan…” (Qs Al Anbiya : 112)

Orang-orang saleh terdahulu selalu memohon pertolongan kepada Allah untuk taat dan beribadah kepadaNya, disamping untuk memohon seluruh keinginan dunia dan akhirat mereka. “ wahai Tuhan kami , berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Peliharalah kami dari siksa neraka (Qs Al Baqarah : 201).

Dalam satu hadits disebutkan doa Nabi,

Wahai Allah sesungguhnya aku minta kepadaMu kebaikan-kebaikan yang telah diminta Nabi Muhammad saw dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari kejelekan-kejelekan sebagaimana yang dimintakan oleh Nabi Muhammad s.a.w. Engkaulah tempat memohon pertolongan dan atas Mu-lah kewenangan mengabulkan permohonan. Tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah. ..(HR Tirmiddzi: 3521) -Lr-