Istiqomah itu menyertai keimanan. Iman naik dan turun, ujian datang dan pergi. Lalu bisa juga disebut bahwa istiqomah itu salah satu ciri keimanan kita teruji atau tidak. Ketika kita tidak istiqomah, bisa dikatakan memang bahwa keimanan kita tidak teruji dengan baik. Memang istiqomah menjadi suatu kondisi, suatu benteng untuk menunjukkan ketundukan kita kepada Allah. [1]

Maka, penting untuk ber Istiqomah dalam taat kepada Allah. Karna, kita tak tau kapan nyawa ini diambil-Nya kembali, apa dalam keadaan taat? Atau sebaliknya, malah dalam keadaan durhaka kepada-Nya?

Wahai saudaraku.. mari, kita belajar perlahan-lahan untuk istiqomah dalam taat kepada Allah,..
.
Ciri-ciri orang yang memiliki sifat istiqomah :

1.) Konsisten dalam memegang teguh aqidah & tauhid.

2.) Konsisten dalam menjalankan ibadah.

3.) Konsisten dalam menjalankan syariat agama, baik berupa perintah maupun larangan.

4.) Konsisten dalam bekerja dan berkarya, dengan tulus dan ikhlas karena Allah swt.

5.) Konsisten dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan.

Dalam hal ini, Allah swt menjanjikan balasan yang besar kepada orang-orang yang istiqomah.
“Sesunguhnya orang-orang yang mengatakan: “Rabb kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap istiqomah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita. Mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan. (QS. Al-Ahqaf:13-14). [2]
.
[1],[2] oleh : Ust. Abdul Aziz (Al-Falah Surabaya)